08 April 2012

PSG SMA 3 Annuqayah Presentasi di Nurul Huda Pekamban

Indah Susanti, XII IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Pemulung Sampah Gaul (PSG) SMA 3 Annuqayah setelah enam hari pulang dari Pondok Pesantren Ta’awun, Batang-Batang, selama tiga hari mengisi pelatihan yaitu, dari tanggal 29-31 Maret pekan lalu, baru-baru ini kembali mendapat undangan untuk memberi pelatihan. Tempatnya di Pesantren Nurul Huda, Pekamban Laok, Pragaan. Acara pelatihan ini berlangsung pada hari Jumat (6/ 4) kemarin.

Sementara itu, untuk dua bulan ini, PSG harus bekerja lebih ekstra lagi, karena banyaknya pesanan tas dan undangan dari berbagai lembaga pendidikan. Dua hari setelah pulang dari Batang- Batang, pembina OSIS SMA 3 Annuqayah, Mus’idah Amin, memberi tahu koordinator PSG bahwa ada undangan untuk mengisi pelatihan di Pesantren Nurul Huda Pekamban Laok.

Lembaga ini mengundang semua tim, yaitu tim sampah plastik, tim konservasi pangan lokal, dan tim pupuk organik. Dengan tiga siswa koordinator dari masing-masing tim, yaitu Indah Susanti, Qurratul Aini, Ummamah, dan Anisah yang didampingi guru SMA 3 Annuqayah, Mus’idah Amin, tim PSG SMA 3 Annuqayah berangkat ke Nurul Huda sekitar pukul 07:15 WIB Jum’at kemarin.

Rombongan tim PSG datang agak terlambat karena di pertengahan jalan di depan mobil yang ditumpangi ada kecelakaan antara pengemudi sepeda motor menabrak bus mini.

Tiba di Pesantren Nurul Huda, tim PSG disambut oleh KH Waris Anwar, kepala SMPI, dan Moh. Fadhili, mahasiswa pengabdian Instika, Guluk-Guluk. Setelah beberapa menit istirahat, acara pelatihan pun dimulai.

Acara dibuka dengan sambutan oleh KH Waris Anwar sebagai perwakilan dari satuan kepala lembaga Nurul Huda.

“Kita sebagai makhluk Allah mempunyai dua tanggung jawab. Selain kita diperintahkan belajar ilmu agama sebagai bekal akhirat, kita juga diwajibkan menjaga lingkungan kita. Meski kita hidup di pesantren, kita harus tahu keadaan bumi kita. Saya harap kalian menyimak dengan baik apa yang akan disampaikan oleh siswa SMA 3 Annuqayah ini,” pesan beliau sebelum mengakhiri sambutannya.

Peserta yang hadir kurang lebih 60 siswa, yaitu siswa SMPI dan SMK (putra-putri) Nurul Huda. Sebelum menyampaikan materi, Mus’idah memberi sedikit gambaran tentang PSG. Setelah itu, tim PSG menyampaikan materi secara bergiliran.

Pemaparan dimulai dari sejarah PSG, pemanasan global atau perubahan iklim, dan sekilas tentang tiga tim PSG. Di sela-sela penyampaian materi , tim PSG menyelingi dengan menampilkan foto-foto kegiatan PSG serta koleksi tas PSG.

Acara selanjutnya adalah praktik. Selama praktik, para peserta banyak bertanya sehingga terjadi dialog baik tentang masalah lingkungan maupun teknis pembuatan tas dan pemanfaatan sampah plastik.

Acara yang berlangsung selama setengah hari itu mendapat respons yang baik dari lembaga di Nurul Huda. Acara juga berjalan dengan lancar.

1 komentar:

Siti Nujaimatur mengatakan...

PSG semakin menggelora. Dua jempol untuk kalian :-)