22 September 2011

Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS SMA 3 Annuqayah


Ruka'iya, Kelas XII IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Hari Senin tanggal 19 September kemarin merupakan hari terakhir dari diselenggerakannya Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang telah berlangsung sejak hari Sabtu tanggal 17.

Ketika acara dimulai, sepertinya para peserta yang mengikuti pelatihan ini begitu fresh dan ceria. Hal itu tampak dari ekspresi wajah para peserta yang lain dari hari-hari sebelumnya. Entah tidak tahu apa yang telah membuat mereka seperti itu, yang lebih mengetahui hal itu hanyalah diri mereka sendiri.

Sebelum penyaji pada pelatihan ini menjelaskan pokok-pokok pembahasan yang akan dibahas, Abu Sufyan memberi peluang terlebih dahulu, baik kepada peserta maupun panitia, untuk menjajaki sejauh mana pemahaman mereka mengenai materi sebelumnya, yakni tentang sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

Luapan-luapan kata terlontar begitu saja. Saat penyaji mengulas kembali mengenai hal-hal yang telah disebutkan kata demi kata bahwa semua itu merupakan suatu syarat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Akan tetapi ada salah satu dari peserta yang tidak setuju, dan dia mengatakan bahwa semua itu bukan syarat akan tetapi kriteria saja. Suasana menjadi tegang. Antara peserta satu dengan peserta lainnya terjadi perdebatan.

Bahwasanya hal-hal yang telah disebutkan seperti tegas, bertanggung jawab, sosialis, disiplin, pintar, cerdas, kerja sama yang baik, visioner, dll. Hanya menjadi kreteria saja, bukan persyaratan.

Kemudian Abu Sufyan membeberkan syarat-syarat yang terdiri dari beberapa bagian, di antaranya kekuatan/energik, penguasaan emosional yang tinggi, pengetahuan hubungan sosial, heneng → tenang, hening → cipta, kreatif, heling → ingat dan sadar, hawas → waspada, semuanya itu dibahas secara detail.

Para peserta dan panitia tidak hanya menjadi pendengar setia saja. Akan tetapi mereka juga aktif.seperti halnya munculnya beberapa pertanyaan ataupun tanggapan yang terlontar begitu saja. Penyajipun menanggapi dan menjawabnya.

Selain itu, penyaji juga memberikan suatu permainan agar peserta tidak jenuh dalam pelatihan ini. Dengan begitu peserta dapat menikmati pelatihan dasar kepemimpinan dengan semangat yang besar. Tentunya tidak bosan ataupun jenuh lagi.

Selanjutnya, setelah peserta dianggap cukup terhibur. Penyaji langsung kembali lagi ke pembahasan. Beliau menjelaskan tentang pemimpin yang efektif dan pemimpin yang ideal. Hal itu langsung dijelaskan oleh penyaji.

Sedangkan pemimpin yang ideal harus memiki sifat cerdas, berkualitas yaitu mempunyai visi, membaca yaitu berkehidupan, dan qalbu yaitu dapat manajemen hati.

Adapun tujuan diadakannya pelatihan ini agar melahirkan siswa-siswa SMA 3 Annuqayah yang berjiwa kepemimpinan. Dan acara ini, dari hari pertama hingga hari akhir berlangsung dengan mulus sesuai harapan.

20 September 2011

OSIS SMA 3 Annuqayah Siapkan Kader Pemimpin


Masluhatun, XI IPS 1 SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—OSIS SMA 3 Annuqayah mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) untuk membentuk kader-kader pemimpin baru. Acara ini berlangsung sejak Sabtu hingga Senin (17-19) September 2011, bertempat di Laboratorium IPA SMA 3 Annuqayah.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta. 5 siswa dari kelas XA, 6 siswa dari kelas XB, 6 siswa dari kelas XI IPS 1, 6 siswa dari kelas XI IPS 2, 5 siswa dari kelas XI IPA, 7 siswa dari kelas XII IPA, dan 2 pengurus OSIS yang tidak menjadi panitia.

Fasilitator kegiatan ini adalah Abu Sofyan. Menurutnya, kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk memotivasi, mengarahkan, dan memengaruhi orang lain. "Sedangkan pemimpin adalah orang yang mendapatkan amanah serta memiliki sifat, sikap, dan gaya yang baik untuk mengatur atau mengurus orang lain untuk mencapai tujuan," tambahnya.

Selama acara, di sela-sela penjelasannya Sofyan kadang menyelipi guyonan dan permainan yang berhubungan dengan kepemimpinan dan sejauh mana kemampuan peserta dalam memimpin.

Di hari pertama Abu Sofyan menjelaskan tentang kepemimpinan. Di hari kedua beliau menjelaskan apa fungsi seorang pemimpin. Tema ini dibawakan secara ringan dengan contoh-contoh yang mudah dipahami.

Kegiatan ini sangat berguna bagi peserta maupun panitia (OSIS), agar lebih memahami apa itu kepemimpinan. Apalagi saat ini banyak pemimpin tapi tidak memiliki jiwa kepemimpinan.

"Ada beberapa tujuan diadakannya Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ini. Pertama, untuk mencetak kader-kader yang bertanggung jawab. Kedua, menyadarkan siswa akan pentingnya aktif dalam berorganisasi. Dan ketiga, memberikan pemahaman tentang arti kepemimpinan dalam berorganisasi," kata Afidatun Hasanah, ketua panitia dalam kegiatan ini, saat ditanya di depan laboratorium IPA.

10 September 2011

Reuni SMA 3 Annuqayah 2011

Pada hari Selasa, 6 September 2011, diselenggarakan acara Reuni SMA 3 Annuqayah angkatan 2001-2008, yakni mulai angkatan pertama hingga lulusan terakhir. Acara ini berlangsung di kompleks Madaris 3 Annuqayah, Sabajarin, Guluk-Guluk, Sumenep. Berikut ini sebagian foto-fotonya. Foto-foto lainnya dapat dilihat di Halaman Facebook SMA 3 Annuqayah.






21 Juli 2011

Hari Ketiga Mosba 2011

Masluhatun, XI IPS SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Hari ketiga Mosba, Rabu 20/07, acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi, diawali dengan razia dan mengecek kelengkapan asesoris, alat tulis dan kerapian peserta. Semua peserta berkumpul di depan aula Madaris 3 Annuqayah, baru setelah itu peserta diperbolehkan masuk ke ruangan.

Walaupun pada jadwal telah tercantum bahwa acara dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB dan Mosba telah memasuki hari ketiga, masih saja ada peserta yang datang terlambat dan tidak memakai asesoris lengkap, sehingga mereka mendapat sanksi atau teguran dari panitia.

Pagi itu beberapa kelompok menampilkan yel-yelnya. Dan ternyata masih ada yang tidak hafal dengan yel-yel dari kelompoknya.

Setelah semua peserta masuk ke dalam aula, kegiatan pertama pagi itu dimulai, yaitu review materi yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Selain kelompok odong-odong, setiap peserta dari kelompok lain membuat bagan sejarah Annuqayah, merangkum materi analisa diri, merajut mimpi meraih prestasi.

Kelompok odong-odong tidak membuat review sehingga mereka diminta menjadi fasilitator pada permainan cerdas cermat yang diminta oleh panitia. Sedangkan sembilan kelompok yang lain dibagi menjadi tiga kelompok.

Materi pertama pada hari itu adalah Metode Belajar Efektif, disampaikan oleh Mus’idah Amien, S.Pd.I.

Materi selanjutnya mengenalkan berbagai keorganisasian yang ada di Madaris 3 Annuqayah yang disampaikan oleh perwakilan dari setiap unit kegiatan yang ada, seperti Expressive Computer (EC), Madrasah Resource Center (MRC), Green House, Mading Raksasa (MaRak), Perpustakaan, Astronomi Madaris Club (AMC), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), OSIS MTs dan SMA, Pemulung Sampah Gaul (PSG), dan Sanggar Tikar.

Peserta diberi waktu 1 jam untuk shalat, makan dan istirahat. Tepat pukul 12.30 WIB peserta harus sudah berkumpul bagi yang datang terlambat mendapat sanksi dari panitia. Tentunya setiap sanksi yang diberikan oleh panitia bukanlah sanksi yang dapat melukai fisik. Hanya dengan ucapan untuk menguji mental, itu pun tidak terlalu kasar dan sanksinya seperti bershalawat, berpidato, bernyanyi dan sebagainya untuk menghibur peserta yang lain.

Materi ketiga hari itu berjudul Disiplin is The Key Of Success oleh Subaidi Mukhtar, S.Pd., dimulai pukul 13.00 WIB. Menurut beliau, untuk mencapai sukses ada 4 aspek umum, yaitu kerja keras, rencana, teliti, dan proses keberuntungan. “Kenapa negeri ini tidak sukses-sukses? Karena mereka (seperti anggota dewan) tidak mencontohkan kesuksesan,” kata beliau.

Sedangkan menurut Mario Teguh ada 3 aspek untuk mencapai sukses, yakni disiplin, obyektif, dan obsesif.

Acara terus berlangsung sampai yang terakhir, lanjutan Sanggar Tikar. Sore itu setiap kelompok berkumpul di depan laboratorium IPA untuk menampilkan sebuah cerita yang mereka buat. Ada yang berteater, drama, komedi, dan dongeng. Masing-masing kelompok diberi waktu 7 menit.

Satu hari lagi, hari berakhir di Madaris 3 pada acara MOSBA dan setiap siswa diharuskan membuat resum materi metode belajar efektif dan disiplin is the key of success. Juga 10 masukan untuk keorganisasian yang ada di Madaris 3 Annuqayah.

20 Juli 2011

Hari Kedua Mosba 2011

Ruka’iya, Kelas XII IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Hari Selasa tanggal 19 Juli merupakan hari kedua diselenggerakannya Mosba Aliansi MTs 3 dan SMA 3 Annuqayah tahun 2011. Jadwal kegiatan pada pagi itu ialah upacara pembukaan Mosba.

Sebelum upacara dimulai, para peserta disibukkan dengan asesoris yang harus dipakai. Di antaranya ada beberapa peserta yang membetulkan topi kerucut dengan kombinasi balon yang diletakkan di atas topinya dan di tengah topi ada nama peserta serta nomor urut kelompoknya. Selain itu juga ada yang membetulkan kalungnya yang terbuat dari permen dan di tengahnya ada telur sebagai hiasan.

Waktu telah menunjukkan pukul 07.00 WIB. Seluruh peserta dikumpulkan terlebih dahulu sebelum upacara pembukaan yang dilaksanakan di halaman SMA 3. Pada saat itu peserta diatur terlebih dahulu oleh panitia untuk menertibkan suasana dengan berkumpul sesama kelompoknya.

Setelah itu semua peserta menuju ke lapangan untuk melaksanakan upacara pembukaan Mosba. Susunan upacaranya tidak beda jauh dengan susunan upacara bendera seperti yang dilaksanakan oleh siswa setiap hari Senin.

Perbedaannya hanya terletak pada susunan alurnya yang lebih dipersingkat. Alur dalam upacara pembukaan yang telah disusun oleh panitia. Seperti halnya dalam upacara itu, ada sambutan, prakata panitia dan pembina upacara yakni disampaikan oleh Kepala SMA 3 Annuqayah.

Ketika sambutan beliau lebih mengarah kepada tujuan dilaksanakannya Mosba . Hal ini disampaikan agar peserta memahami betul makna sesungguhnya dilaksanakannya Mosba. Selain itu juga agar peserta tidak main-main dan bersungguh-sungguh dengan jadwal kegiatan yang telah ditentukan oleh panitia.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyematan asesoris peserta Mosba yang diambil dari perwakilan siswa MTs dan SMA 3 oleh masing-masing kepala sekolah. Selanjutnya pembacaan doa yang dipimpin oleh kepala sekolah dari MTs 3 Annuqayah. Upacara selesai tepat pukul 08.00 WIB.

Pada pukul 08.00 WIB kegiatan selanjutnya materi tentang sejarah Annuqayah. Kali ini penyajinya adalah K. M Faizi, S.Ag., M. Hum. Beliau menjelaskan panjang lebar tentang asal muasal sejarah Annuqayah dari pertama kali annuqayah didirikan. Namun ceritanya hanya dipersingkat saja, dikarenakan waktunya tidak memungkinkan jika diurai semuanya.

Dalam pemaparannya, beliau menceritakan tentang silsilah keluarga Annuqayah. Pendiri Annuqayah ialah Kiai Syarqawi. Sejak tahun 1933, Annuqayah mengenal sistem pendidikan dengan model kelas yang hingga saat ini tetap berlangsung.

Materi selanjutnya tentang analisa diri yang dipaparkan oleh Ny. Isty Rozana, S. Psi. Materi ini ditujukan agar siswa bisa menemukan jati diri mereka. Penyaji di antaranya menjelaskan macam-macam bentuk kepribadian. Dengan begitu peserta diharapkan dapat mengetahui dan mengenali, termasuk manakah kepribadiannya ? Di samping itu juga ada penjelasan mengenai potensi diri, bakat dan minat serta refleksi diri, yang telah dipaparkan sedetail mungkin.

Dalam pelaksanaan Mosba setiap harinya selalu ada waktu luang untuk istirahat,makan dan shalat. Setelah itu peserta kembali lagi mengikuti kegiatan Mosba. Pada pukul 13.00-14.00 WIB, materi dilanjutkan dengan tema “Merajut Mimpi Meraih Prestasi “ bersama K. M. Musthafa, S.Fil., M.A.

Pemaparan beliau sangat singkat sekali tapi jelas disimak dalam merajut mimpi, meraih prestasi. Beliau menyampaikan bahwa seseorang yang mempunyai mimpi itu sangat bagus karena mimpi-mimpi itu nantinya akan mendorong kita sekaligus juga akan bisa memberikan arahan.

Acara selanjutnya “Sanggar Tikar” yang dijadikan salah satu materi pada jadwal kegiatan Mosba. Hal ini ditujukan untuk mengetahui bakat dan potensi peserta. Dengan seperti itu, siapa tahu ada peserta yang minat bergabung bersama Sanggar Tikar.

Sanggar Tikar merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler SMA 3 yang termasuk program OSIS dan ditangani oleh OSIS divisi kesenian. Acara ini dilaksanakan di halaman Lab, agar peserta tidak bosan karena harus mengikuti jadwal kegiatan yang bertempat di dalam Aula.

Acara ini dipimpin oleh Indah Susanti Ketua Sanggar Tikar sekaligus panitia Mosba. Akan tetapi Indah tidak sendirian karena dibantu juga oleh panitia lainnya. Materinya hanya ada permainan saja dan pertunjukan. Sebelumnya menjelaskan terlebih dahulu tentang Sanggar Tikar.

Acara ini berjalan dengan lancar dan lebih baik dari hari sebelumnya dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.

19 Juli 2011

Hari Pertama Mosba 2011

Ruka’iya, murid kelas XII IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Hari Senin tanggal 18/07 kemarin, MTs 3 dan SMA 3 Annuqayah menyelenggarakan Masa Orientasi Siswa Baru (Mosba). Acara ini berlangsung hingga hari Kamis tanggal 21 Juli. Jumlah peserta yang mengikuti Mosba tahun ini 124 orang.

Pada tahun ini OSIS MTs dan SMA 3 Annuqayah bekerja sama dengan melibatkan beberapa guru baik di MTs dan SMA 3. Pada tahun-tahun sebelumnya pelaksana kegiatan Mosba sepenuhnya melibatkan OSIS saja.

Di hari pertama Mosba, pada jam 07.00-09.00 WIB kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta Mosba adalah mendaftarkan diri sebagai peserta ke panitia. Pendaftaran berlangsung di depan Aula Madaris 3 Annuqayah dan peserta yang telah mendaftar mengikuti kegiatan selanjutnya yaitu tes kesehatan dan golongan darah.

Tes kesehatan dilaksanakan di ruang UKS Madaris 3. Ruangan yang sederhana dan lumayan kecil membuat tidak cukup jika semua peserta langsung menempati ruangan itu sehingga panitia telah menformat tes kesehatan ini dengan mengatur peserta untuk membentuk barisan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tes kesehatan dibantu oleh seorang perawat yang bernama Khotimah. Ketika itu ada juga panitia yang ikut membantu. Dalam kegiatan itu ada tes tensi darah dan berat badan.

Akan tetapi pada saat tes golongan darah yang dilaksanakan di Laboratorium SMA 3 Annuqayah, panitia mengalami sedikit kendala, yakni Bekti Utami, S.T salah satu guru di Madaris 3 yang koordinator Lab dan sekaligus pemandu tes golongan darah, tidak kunjung datang. Hal ini disebabkan waktu pelaksanaan tes kesehatan dan golongan darah diubah, yang semestinya dilaksanakan pada jam 10.00-12.30 diubah ke jam 09.00 setelah pendaftaran selesai.

Pada hari sebelumnya panitia telah menghubungi guru pemegang materi Kimia dan Biologi itu, tetapi beliau tidak dapat dihubungi. Hal itu membuat panitia khawatir olehnya dengan kondisi seperti itu. Dan untuk sementara peserta Mosba diistirahatkan terlebih dahulu sambil menunggu peserta lainnya yang sedang melakukan tes kesehatan.

Tidak lama kemudian, beliau hadir. Hal ini membuat panitia merasa senang dan semangat kembali. Sedangkan tes kesehatan masih tetap berlangsung. Ketika menunggu kehadiran beliau, panitia menyiapkan peralatan yang digunakan untuk tes golongan darah.

Saat tes golongan darah dimulai beliau hanya menjadi menjadi pengawas sambil mengontrol kerja panitia yang ikut membantu. Beliau memberi kepercayaan seperti itu, dikarenakan panitia adalah kelas XII IPA yang telah mendapat bimbingan langsung dari beliau dan telah pernah mempraktikkan pengetesan golongan darah.

Alokasi waktu kegiatan tes kesehatan dan golongan darah yang berdurasi 2 jam setengah untuk ternyata tidak mencukupi. Padahal acara selanjutnya technical meeting. Karena itu tes golongan darah disudahi terlebih dahulu walaupun tidak selesai dan langsung dilanjutkan technical meeting yang bertempat di Aula Madaris 3 Annuqayah.

Peserta yang belum melakukan tes golongan darah akan dilanjutkan ketika ada waktu luang pada saat mereka sudah aktif masuk kelas nanti.

Pada saat technical meeting berlangsung, para peserta Mosba hanya diberitahu mengenai tata tertib yang harus dipatuhi. Selanjutnya setelah peserta memahami betul tata tertib yang diberlakukan, dilanjutkan pengenalan asesoris yang harus dipersiapkan dan digunakan keesokan harinya. Dan pada saat itu juga panitia menentukan kelompok yang kemudian dibagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok rata-rata terdiri dari 12 orang.

Setelah acara technical meeting selesai, peserta diperkenankan untuk shalat, makan, dan istirahat. Sedangkan panitia tidak langsung istirahat, karena masih ada rapat sebentar untuk persiapan acara siang harinya.

Pada siang harinya, pukul 12.30-16.00, kegiatan yang dilaksanakan adalah LKBB (Latihan Kelompok Baris-Berbaris) yang dipandu oleh Pramuka Racana Siti Khadijah Instika Guluk-Guluk. Dalam kegiatan itu mereka memberi pengetahuan seputar baris berbaris dan juga memberikan contoh yang kemudian diikuti oleh semua peserta Mosba.

Beberapa peserta kemudian dipilih untuk dijadikan petugas upacara pada pembukaan Mosba esok harinya.

Setelah dianggap cukup, kemudian pembimbing melibatkan panitia untuk membantu menguji kembali pemahaman peserta tentang baris berbaris.

Dan alhamdulillah acara Mosba di hari pertama ini berjalan dengan sebagaimana mestinya. Walaupun sedikit mengalami beberapa hambatan namun dapat diatasi dengan baik.