25 Oktober 2011

SMA 3 Annuqayah Melipat Dunia dengan Diskusi Lintas-Benua


Masluhatun, siswa XI IPS 1 SMA 3 Annuqayah

Anda tahu apa itu diskusi? Menurut Kamus Ilmiah Populer, diskusi adalah pembahasan bersama tentang suatu masalah; tukar pikiran; bahas-membahas tentang suatu hal. Biasanya dua orang atau lebih yang berdiskusi berada dalam satu tempat yang sama. Nah, bagaimana seandainya penyaji dalam diskusi tersebut berada di tempat yang berbeda? Bahkan menyeberang lautan dan benua.

Inilah pertama kalinya di SMA 3 Annuqayah mengadakan diskusi semacam ini. Diskusi yang diberi nama Seri Diskusi Video Conference Lintas-Benua pada seri pertama ini mengangkat tema “Generasi Muda dan Tantangan Era Global." Narasumbernya Mauritz Panggabean, mahasiswa S3 jurusan telematika di Norwegian University of Science and Technology, Trondheim, Norwegia. Saat peserta diskusi berada di dalam ruang Laboratorium IPA SMA 3 Annuqayah, penyajinya berada di Eropa, tepatnya Trondheim, Norwegia, dengan perbedaan waktu 5 jam.

Ide kegiatan ini berasal dari kepala SMA 3 Annuqayah, M Mushthafa, S.Fil.,M.A., yang merupakan alumnus beasiswa Erasmus Mundus Uni Eropa. Sedangkan pelaksananya adalah OSIS SMA 3 Annuqayah. Dengan menggunakan salah satu teknologi yang sudah dikenal baik oleh masyarakat, yaitu internet, acara ini dapat terlaksana dengan baik.

Diskusi lintas-benua ini dilaksanakan pada Sabtu kemarin, 22 Oktober 2011. Agar tidak mengganggu jam sekolah, diskusi dilaksanakan setelah jam sekolah usai. Jadi para peserta dan panitia harus rela melewatkan waktu istiarahat siang dan sorenya. Peserta terdiri dari kepala sekolah, pembina OSIS, dan perwakilan pengurus OSIS dari tiap-tiap satuan pendidikan MTs dan SMA/sederajat di lingkungan Pesantren Annuqayah, guru SMA 3 Annuqayah, dan 5 perwakilan siswa dari tiap-tiap kelas di SMA 3 Annuqayah. Namun tidak semua undangan hadir. Peserta yang hadir sekitar 50 putri dan 7 peserta putra.

Pembukaan acaranya dimulai pukul 14.00 WIB. Dimulai dengan membaca 3 kali surat al-Kautsar bersama, menyanyikan lagu mars Madaris 3, hymne Madaris 3, dan hymne Annuqayah, kemudian sambutan dari ketua OSIS dan kepala SMA 3 Annuqayah. Kemudian baru pukul 14.30 WIB diskusi lintas-benua dimulai.

Mauritz Panggabean, narasumber acara ini, lahir di Banjarmasin dan menyelesaikan SMA-nya di pinggiran kota Medan. Kemudian melanjutkan S1-nya di ITB, Bandung, dan S2-nya di Belanda. Kemudian melanjutkan S3 di Norwegia.

"Hidup ini adalah perjalanan. Jadi tentukan jalanmu agar tidak kebingungan," kata Bang Mauritz, demikian dia akrab dipanggil, melalui video conference yang ditampilkan dengan LCD proyektor di ruangan itu.

Setelah berbagi cerita kisah hidupnya yang tentu berkaitan dengan tema diskusi ini, beberapa peserta mengajukan pertanyaan. Kebanyakan mengajukan lebih dari satu pertanyaan. Dan semua pertanyaan dijawab dengan antusias. Saking antusiasnya peserta dan Bang Mauritz sampai-sampai lupa waktu. Saat di Eropa masih jam 11.30 (waktu setempat), di sini sudah jam 16.30 WIB.

Akhirnya, acara ini ditutup sekitar pukul 16.30 WIB lewat beberapa menit.

Tentang acara ini, salah satu peserta putri berkomentar, "Dahsyat!," kata Ummul Corn, alumnus SMA 3 Annuqayah, saat keluar dari ruangan. Mus’idah, salah seorang guru, juga berkomentar, “Bang Mauritz membangunkan kami dalam kesadaran.” Khairul Iskandar, Waka Kesiswaan Madrasah Aliyah 1 Annuqayah Putra juga menyampaikan komentarnya. “Bagus, memacu semangat siswa untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Saya kagum pada Bang Mauritz,” tulisnya via sms kepada panitia.

Acara serupa akan terus dilaksanakan di SMA 3 Annuqayah. Tapi waktu acaranya tidak menentu karena harus menyesuaikan waktu luang antara narasumber di luar negeri dan waktu luang di SMA 3 Annuqayah.

24 Oktober 2011

Melejitkan Kreativitas Siswa dengan Pelatihan Dekorasi


Ruka'iya, siswa kelas XII IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk- Guluk—Hari Jum’at tanggal 14/10 kemarin OSIS SMA 3 Annuqayah mengadakan Pelatihan Pembuatan Dekorasi yang dibimbing oleh Badrus Sholeh  dan temannya yang ikut menemaninya, Edy.

Ide acara ini berasal dari K.M Faizi, M.Hum. Beliau mempercayakan kepada OSIS divisi kesenian untuk melaksanakan acara tersebut.

Pada hari itu, OSIS juga mengadakan acara lain, yakni diskusi buku Beasiswa Erasmus Mundus, sehingga membuat OSIS merasa kewalahan untuk mengatur keberlangsungan kedua acara tersebut yang bertepatan di hari yang sama. Kemudian OSIS membuat strategi yakni dengan cara anggota OSIS divisi kesenian yang bertugas mengkoordinir acara pembuatan dekorasi. Untuk anggota lainnya menangani kegiatan diskusi buku.

Pada saat acara, K.M Faizi juga ikut menghadiri sekaligus membuka acara tersebut. Acara ini dihadiri oleh siswa SMA 3 Annuqayah, kelas X, XI, XII yang berminat.

Setelah pembukaan, acara kemudian langsung diserahkan kepada Badrus Sholeh. Namun sebelumnya Edy yang memulai untuk menyapa dan memberi kata pengantar seputar diri mereka. Edy menjelaskan bahwa ia hanya ikut menemani bukan sebagai pembimbing dan dia hanyalah seorang penyair.

Mendengar hal itu, peserta pun langsung meminta dirinya untuk membacakan suatu puisi. Awalnya ia malu namun karena banyak suara yang memintanya, akhirnya ia pun melantunkan puisi karangannya.

Dengan penampilan tersebut, suasana pada saat itu ramai dengan sorak-sorak peserta yang merasa terhibur.

Waktu telah menunjukkan jam 10.00 WIB. Kini saatnya Badrus Sholeh menjelaskan tentang langkah-langkah pembuatan huruf A-Z yang harus ditempuh. Bahan yang diperlukan  kertas suku, gabus, gunting dan lem. Pilihan warnanya tergantung selera.

Kemudian Badrus pun memberikan instruksi kepada peserta. Tanpa disuruh peserta pun memperhatikan dan langsung membuatnya juga. Setelah dilalui, ternyata pembuatannya susah-susah gampang.

Akan tetapi dengan terus mencoba dan melatih kita dapat menyelesaikannya dengan mudah. Karena setiap apa yang kita jalani butuh proses, tutur Badrus.

Saat itu sudah siang hari, tetapi pokok pembahasan belum selesai. Kebetulan hari itu hari Jumat. Akhirnya peserta diistirahatkan terlebih dahulu dan kembali lagi pada jam 13.00 WIB.

Pada jam 13.00 WIB, pembuatan dekor dilanjutkan kembali. Setelah peserta sudah paham dalam pembuatan huruf, selanjutnya pembuatan dekor.

Edy yang telah menyiapkan gabus kemudian memerintahkan kepada seluruh peserta untuk tidak menggunakan huruf yang telah dibuatnya. Akan tetapi diperintah untuk membuat lagi huruf yang sesuai dengan kata-kata mutiara yang telah disiapkan panitia.

Peserta pun mengikuti perintah tersebut dan melaksanakannya sehingga menghasilkan hasil karya yang cukup bagus.

Pada hari Ahad tanggal 16/10 acara pelatihan pembuatan dekor dilanjutkan. Pokok pembahasan masih sama. Hanya saja, dalam pembuatan dekor, medianya tidak menggunakan kertas suku lagi akan tetapi menggunakan gabus untuk membuat huruf yang ditempel dan membutuhkan cat.

Acara yang kedua ini berlangsung dengan lancar dan sukses dan menghasilkan beberapa kreasi siswa yang sangat bagus.


18 Oktober 2011

Keliling Eropa Melalui Buku


Masluhatun, siswi kelas XI IPS 1 SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Bedah buku Beasiswa Erasmus Mundus: The Stories Behind Jum'at (14/10) kemarin dilaksanakan oleh OSIS SMA 3 Annuqayah. Pembedahnya M. Mushthafa, guru SMA 3 Annuqayah yang merupakan alumnus beasiswa Erasmus Mundus.

Acara ini dikemas secara sederhana. Para pesertanya adalah utusan dari tiap-tiap kelas di SMA 3 Annuqayah, beberapa mahasiswi Institut Ilmu Keislaman Annuqayah, undangan OSIS dari MA 1 Annuqayah Putri, dan undangan dari beberapa daerah pondok pesantren Annuqayah. Jumlahnya lebih dari 60 orang. Semuanya duduk lesehan di lantai di ruangan Laboratorium IPA SMA 3 Annuqayah.

Buku yang dibedah berisi 15 pengalaman hidup mahasiswa asal Indonesia saat menjalani masa kuliah di Eropa. Semua penulisnya adalah alumni beasiswa Erasmus Mundus, beasiswa yang disponsori oleh Uni Eropa. M. Mushthafa termasuk menjadi salah satu penulis dan tim editor buku ini.

Saat bedah buku, beliau lebih banyak bercerita tentang pengalaman di Eropa, baik pengalaman beliau sendiri atau pengalaman dari beberapa teman beliau yang ceritanya sekilas dibacakan dari buku itu.

Peserta cukup antusias mengikuti acara ini. Apalagi saat tanya-jawab dan kuis di akhir acara berupa sovenir dari Uni Eropa. Acara ini berakhir pada jam 11.30 WIB, sebelum shalat Jum'at.

08 Oktober 2011

Siswa SMA 3 Annuqayah Berkunjung ke Radar Madura

Pada hari Rabu, 5 Oktober 2011, siswa kelas XII IPS SMA 3 Annuqayah berkunjung ke kantor Radar Madura di Bangkalan. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka praktik pelajaran Ekonomi, yakni dengan mempelajari manajemen Radar Madura. Selain itu, siswa yang kebetulan menjadi pengurus atau kru Teratai, majalah terbitan OSIS SMA 3 Annuqayah, juga belajar tentang proses penerbitan. Di bawah ini kutipan berita singkatnya di Radar Madura edisi 6 Oktober 2011.


05 Oktober 2011

Pengurus OSIS dan DPS SMA 3 Annuqayah Dilantik


Masluhatun, siswa XI IPS 1 SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Setelah beberapa hari sebelumnya SMA 3 Annuqayah melakukan kegiatan reformasi pengurus OSIS, pelantikan pengurus OSIS yang baru diadakan pada hari Ahad 2 Oktober yang lalu di Aula Madaris 3 Annuqayah.

Acara ini dimulai jam 08.00 WIB. Sebelumnya semua siswi SMA dipersilakan masuk ke ruang aula beserta beberapa guru yang hadir. Juga penyaji pada pagi itu yang datang sesuai jadwal.

Setelah beberapa acara selesai, kemudian pembawa acara membacakan acara inti pada pagi itu. Yaitu pembacaan Surat Keputusan (SK) dan prosesi pelantikan.

Tahun ini siswi-siswi yang dipercaya menjadi pengurus OSIS berjumlah 16 orang, berasal dari kelas X dan XI. Sedangkan untuk kelas XII walaupun tidak masuk dalam pengurus OSIS, tetapi tetap harus membantu SMA 3 Annuqayah dengan menjadi pengurus Dewan Perwakilan Siswa (DPS). DPS SMA 3 Annuqayah terdiri dari 6 siswi.

Pengurus OSIS baru dan DPS dilantik oleh kepala sekolah dengan mengucapkan ikrar, di depan siswi-siswi dan guru yang hadir.

Setelah prosesi pelantikan, ada sesi orasi kebangsaan dengan tema "Peran Pelajar Sebagai Generasi Masa Depan Bangsa" yang disampaikan oleh M. Muhri Zain, S. Th. I. (salah satu alumnus Annuqayah). Beliau memaparkan tema tersebut dalam waktu kurang dari 1 jam.

Acara terakhir ditutup dengan pembacaan doa oleh K. Marzuki, salah seorang guru senior di lingkungan Madaris 3 Annuqayah.

Setelah penutupan dan doa, karena masih jam 10.30 WIB dan sebagian guru pengajar pada hari itu ada, siswa diminta untuk tidak pulang dan mengikuti pelajaran pada hari itu. Sedangkan panitia masih harus bekerja membersihkan ruang aula dan mengatur meja-meja dan kursi-kursi ke tempat semula, karena ruangan itu masih akan digunakan sebagai ruang kelas.

01 Oktober 2011

Anisah Terpilih sebagai Ketua OSIS SMA 3 Annuqayah


Masluhatun, siswa XI IPS 1 SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Setiap tahun OSIS SMA 3 Annuqayah selalu memperbaharui kepengurusannya. Pada hari Ahad (25/09) sampai hari Rabu (28/09), proses reformasi pengurus OSIS SMA 3 Annuqayah berlangsung. Puncaknya berupa pemilihan ketua OSIS dilaksanakan di barat mushalla PPA Al-Furqaan Putri.

Kandidat ketua OSIS diambil dari kelas X dan XI. Pada hari Ahad, para kandidat melewati tahap interview di tiga posko, yaitu posko I di barat mushalla Al-Furqaan, posko II di depan kantor MI 3 Annuqayah, dan posko III di depan Aula Madaris 3 Annuqayah. Setelah dilakukan penyaringan oleh Panitia Pengawas Pemilihan OSIS beserta Mus'idah Amin, S.Pd.I. (Pembina OSIS), terpilih 3 kandidat terbaik, yaitu Lu'luil Maqnun (XA), Ummu Naqiyatin (XI IPA), dan Anisah (XI IPA).

Setiap kandidat diwajibkan menyerahkan visi dan misinya kepada panwaspos pada hari berikutnya. Setelah itu kemudian dtempel di lingkungan SMA 3 Annuqayah, sehingga siswa dapat mengetahui visi dan misi dari kandidat yang akan dipilihnya.

Selanjutnya satu-persatu kandidat berkampanye di depan laboratorium IPA pada hari Selasa, didukung oleh siswa yang menyanyikan yel-yel untuk mendukung kandidatnya.


Pada hari Rabu dari jam 10.00 WIB pemilu OSIS mulai berlangsung. Para guru mulai memberi suara, kemudian siswa. Setelah dilakukan penghitungan surat suara maka didapat perolehan suara sebagai berikut:

Lu'luil Maqnun (cobik) 22 suara.
Ummu Naqiyatin (sobluk) 15 suara.
Anisah (kobejhen) 152 suara.
Tidak sah 14 suara.

Total semua surat suara adalah 203.


Dari perolehan surat suara di atas, maka jabatan ketua OSIS periode 2011-2012 mutlak dijabat oleh Anisah dari XI IPA. Penyerahan jabatan secara simbolis dilakukan oleh ketua OSIS lama (Muthmainnah) dengan menyerahkan mahkota yang dikenakannya kepada ketua OSIS baru (Anisah).

Seluruh rangkaian kegiatan reformasi OSIS berakhir pada Rabu (28/09) jam 12.00 WIB. Dan pelantikan pengurus OSIS SMA 3 Annuqayah yang baru dan orasi kebangsaan dengan tema "Peran Pelajar sebagai Generasi Masa Depan Bangsa" akan dilaksanakan pada hari Ahad 2 Oktober di Aula Madaris 3 Annuqayah.