21 Juli 2011

Hari Ketiga Mosba 2011

Masluhatun, XI IPS SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Hari ketiga Mosba, Rabu 20/07, acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi, diawali dengan razia dan mengecek kelengkapan asesoris, alat tulis dan kerapian peserta. Semua peserta berkumpul di depan aula Madaris 3 Annuqayah, baru setelah itu peserta diperbolehkan masuk ke ruangan.

Walaupun pada jadwal telah tercantum bahwa acara dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB dan Mosba telah memasuki hari ketiga, masih saja ada peserta yang datang terlambat dan tidak memakai asesoris lengkap, sehingga mereka mendapat sanksi atau teguran dari panitia.

Pagi itu beberapa kelompok menampilkan yel-yelnya. Dan ternyata masih ada yang tidak hafal dengan yel-yel dari kelompoknya.

Setelah semua peserta masuk ke dalam aula, kegiatan pertama pagi itu dimulai, yaitu review materi yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Selain kelompok odong-odong, setiap peserta dari kelompok lain membuat bagan sejarah Annuqayah, merangkum materi analisa diri, merajut mimpi meraih prestasi.

Kelompok odong-odong tidak membuat review sehingga mereka diminta menjadi fasilitator pada permainan cerdas cermat yang diminta oleh panitia. Sedangkan sembilan kelompok yang lain dibagi menjadi tiga kelompok.

Materi pertama pada hari itu adalah Metode Belajar Efektif, disampaikan oleh Mus’idah Amien, S.Pd.I.

Materi selanjutnya mengenalkan berbagai keorganisasian yang ada di Madaris 3 Annuqayah yang disampaikan oleh perwakilan dari setiap unit kegiatan yang ada, seperti Expressive Computer (EC), Madrasah Resource Center (MRC), Green House, Mading Raksasa (MaRak), Perpustakaan, Astronomi Madaris Club (AMC), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), OSIS MTs dan SMA, Pemulung Sampah Gaul (PSG), dan Sanggar Tikar.

Peserta diberi waktu 1 jam untuk shalat, makan dan istirahat. Tepat pukul 12.30 WIB peserta harus sudah berkumpul bagi yang datang terlambat mendapat sanksi dari panitia. Tentunya setiap sanksi yang diberikan oleh panitia bukanlah sanksi yang dapat melukai fisik. Hanya dengan ucapan untuk menguji mental, itu pun tidak terlalu kasar dan sanksinya seperti bershalawat, berpidato, bernyanyi dan sebagainya untuk menghibur peserta yang lain.

Materi ketiga hari itu berjudul Disiplin is The Key Of Success oleh Subaidi Mukhtar, S.Pd., dimulai pukul 13.00 WIB. Menurut beliau, untuk mencapai sukses ada 4 aspek umum, yaitu kerja keras, rencana, teliti, dan proses keberuntungan. “Kenapa negeri ini tidak sukses-sukses? Karena mereka (seperti anggota dewan) tidak mencontohkan kesuksesan,” kata beliau.

Sedangkan menurut Mario Teguh ada 3 aspek untuk mencapai sukses, yakni disiplin, obyektif, dan obsesif.

Acara terus berlangsung sampai yang terakhir, lanjutan Sanggar Tikar. Sore itu setiap kelompok berkumpul di depan laboratorium IPA untuk menampilkan sebuah cerita yang mereka buat. Ada yang berteater, drama, komedi, dan dongeng. Masing-masing kelompok diberi waktu 7 menit.

Satu hari lagi, hari berakhir di Madaris 3 pada acara MOSBA dan setiap siswa diharuskan membuat resum materi metode belajar efektif dan disiplin is the key of success. Juga 10 masukan untuk keorganisasian yang ada di Madaris 3 Annuqayah.

20 Juli 2011

Hari Kedua Mosba 2011

Ruka’iya, Kelas XII IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Hari Selasa tanggal 19 Juli merupakan hari kedua diselenggerakannya Mosba Aliansi MTs 3 dan SMA 3 Annuqayah tahun 2011. Jadwal kegiatan pada pagi itu ialah upacara pembukaan Mosba.

Sebelum upacara dimulai, para peserta disibukkan dengan asesoris yang harus dipakai. Di antaranya ada beberapa peserta yang membetulkan topi kerucut dengan kombinasi balon yang diletakkan di atas topinya dan di tengah topi ada nama peserta serta nomor urut kelompoknya. Selain itu juga ada yang membetulkan kalungnya yang terbuat dari permen dan di tengahnya ada telur sebagai hiasan.

Waktu telah menunjukkan pukul 07.00 WIB. Seluruh peserta dikumpulkan terlebih dahulu sebelum upacara pembukaan yang dilaksanakan di halaman SMA 3. Pada saat itu peserta diatur terlebih dahulu oleh panitia untuk menertibkan suasana dengan berkumpul sesama kelompoknya.

Setelah itu semua peserta menuju ke lapangan untuk melaksanakan upacara pembukaan Mosba. Susunan upacaranya tidak beda jauh dengan susunan upacara bendera seperti yang dilaksanakan oleh siswa setiap hari Senin.

Perbedaannya hanya terletak pada susunan alurnya yang lebih dipersingkat. Alur dalam upacara pembukaan yang telah disusun oleh panitia. Seperti halnya dalam upacara itu, ada sambutan, prakata panitia dan pembina upacara yakni disampaikan oleh Kepala SMA 3 Annuqayah.

Ketika sambutan beliau lebih mengarah kepada tujuan dilaksanakannya Mosba . Hal ini disampaikan agar peserta memahami betul makna sesungguhnya dilaksanakannya Mosba. Selain itu juga agar peserta tidak main-main dan bersungguh-sungguh dengan jadwal kegiatan yang telah ditentukan oleh panitia.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyematan asesoris peserta Mosba yang diambil dari perwakilan siswa MTs dan SMA 3 oleh masing-masing kepala sekolah. Selanjutnya pembacaan doa yang dipimpin oleh kepala sekolah dari MTs 3 Annuqayah. Upacara selesai tepat pukul 08.00 WIB.

Pada pukul 08.00 WIB kegiatan selanjutnya materi tentang sejarah Annuqayah. Kali ini penyajinya adalah K. M Faizi, S.Ag., M. Hum. Beliau menjelaskan panjang lebar tentang asal muasal sejarah Annuqayah dari pertama kali annuqayah didirikan. Namun ceritanya hanya dipersingkat saja, dikarenakan waktunya tidak memungkinkan jika diurai semuanya.

Dalam pemaparannya, beliau menceritakan tentang silsilah keluarga Annuqayah. Pendiri Annuqayah ialah Kiai Syarqawi. Sejak tahun 1933, Annuqayah mengenal sistem pendidikan dengan model kelas yang hingga saat ini tetap berlangsung.

Materi selanjutnya tentang analisa diri yang dipaparkan oleh Ny. Isty Rozana, S. Psi. Materi ini ditujukan agar siswa bisa menemukan jati diri mereka. Penyaji di antaranya menjelaskan macam-macam bentuk kepribadian. Dengan begitu peserta diharapkan dapat mengetahui dan mengenali, termasuk manakah kepribadiannya ? Di samping itu juga ada penjelasan mengenai potensi diri, bakat dan minat serta refleksi diri, yang telah dipaparkan sedetail mungkin.

Dalam pelaksanaan Mosba setiap harinya selalu ada waktu luang untuk istirahat,makan dan shalat. Setelah itu peserta kembali lagi mengikuti kegiatan Mosba. Pada pukul 13.00-14.00 WIB, materi dilanjutkan dengan tema “Merajut Mimpi Meraih Prestasi “ bersama K. M. Musthafa, S.Fil., M.A.

Pemaparan beliau sangat singkat sekali tapi jelas disimak dalam merajut mimpi, meraih prestasi. Beliau menyampaikan bahwa seseorang yang mempunyai mimpi itu sangat bagus karena mimpi-mimpi itu nantinya akan mendorong kita sekaligus juga akan bisa memberikan arahan.

Acara selanjutnya “Sanggar Tikar” yang dijadikan salah satu materi pada jadwal kegiatan Mosba. Hal ini ditujukan untuk mengetahui bakat dan potensi peserta. Dengan seperti itu, siapa tahu ada peserta yang minat bergabung bersama Sanggar Tikar.

Sanggar Tikar merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler SMA 3 yang termasuk program OSIS dan ditangani oleh OSIS divisi kesenian. Acara ini dilaksanakan di halaman Lab, agar peserta tidak bosan karena harus mengikuti jadwal kegiatan yang bertempat di dalam Aula.

Acara ini dipimpin oleh Indah Susanti Ketua Sanggar Tikar sekaligus panitia Mosba. Akan tetapi Indah tidak sendirian karena dibantu juga oleh panitia lainnya. Materinya hanya ada permainan saja dan pertunjukan. Sebelumnya menjelaskan terlebih dahulu tentang Sanggar Tikar.

Acara ini berjalan dengan lancar dan lebih baik dari hari sebelumnya dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.

19 Juli 2011

Hari Pertama Mosba 2011

Ruka’iya, murid kelas XII IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Hari Senin tanggal 18/07 kemarin, MTs 3 dan SMA 3 Annuqayah menyelenggarakan Masa Orientasi Siswa Baru (Mosba). Acara ini berlangsung hingga hari Kamis tanggal 21 Juli. Jumlah peserta yang mengikuti Mosba tahun ini 124 orang.

Pada tahun ini OSIS MTs dan SMA 3 Annuqayah bekerja sama dengan melibatkan beberapa guru baik di MTs dan SMA 3. Pada tahun-tahun sebelumnya pelaksana kegiatan Mosba sepenuhnya melibatkan OSIS saja.

Di hari pertama Mosba, pada jam 07.00-09.00 WIB kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta Mosba adalah mendaftarkan diri sebagai peserta ke panitia. Pendaftaran berlangsung di depan Aula Madaris 3 Annuqayah dan peserta yang telah mendaftar mengikuti kegiatan selanjutnya yaitu tes kesehatan dan golongan darah.

Tes kesehatan dilaksanakan di ruang UKS Madaris 3. Ruangan yang sederhana dan lumayan kecil membuat tidak cukup jika semua peserta langsung menempati ruangan itu sehingga panitia telah menformat tes kesehatan ini dengan mengatur peserta untuk membentuk barisan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tes kesehatan dibantu oleh seorang perawat yang bernama Khotimah. Ketika itu ada juga panitia yang ikut membantu. Dalam kegiatan itu ada tes tensi darah dan berat badan.

Akan tetapi pada saat tes golongan darah yang dilaksanakan di Laboratorium SMA 3 Annuqayah, panitia mengalami sedikit kendala, yakni Bekti Utami, S.T salah satu guru di Madaris 3 yang koordinator Lab dan sekaligus pemandu tes golongan darah, tidak kunjung datang. Hal ini disebabkan waktu pelaksanaan tes kesehatan dan golongan darah diubah, yang semestinya dilaksanakan pada jam 10.00-12.30 diubah ke jam 09.00 setelah pendaftaran selesai.

Pada hari sebelumnya panitia telah menghubungi guru pemegang materi Kimia dan Biologi itu, tetapi beliau tidak dapat dihubungi. Hal itu membuat panitia khawatir olehnya dengan kondisi seperti itu. Dan untuk sementara peserta Mosba diistirahatkan terlebih dahulu sambil menunggu peserta lainnya yang sedang melakukan tes kesehatan.

Tidak lama kemudian, beliau hadir. Hal ini membuat panitia merasa senang dan semangat kembali. Sedangkan tes kesehatan masih tetap berlangsung. Ketika menunggu kehadiran beliau, panitia menyiapkan peralatan yang digunakan untuk tes golongan darah.

Saat tes golongan darah dimulai beliau hanya menjadi menjadi pengawas sambil mengontrol kerja panitia yang ikut membantu. Beliau memberi kepercayaan seperti itu, dikarenakan panitia adalah kelas XII IPA yang telah mendapat bimbingan langsung dari beliau dan telah pernah mempraktikkan pengetesan golongan darah.

Alokasi waktu kegiatan tes kesehatan dan golongan darah yang berdurasi 2 jam setengah untuk ternyata tidak mencukupi. Padahal acara selanjutnya technical meeting. Karena itu tes golongan darah disudahi terlebih dahulu walaupun tidak selesai dan langsung dilanjutkan technical meeting yang bertempat di Aula Madaris 3 Annuqayah.

Peserta yang belum melakukan tes golongan darah akan dilanjutkan ketika ada waktu luang pada saat mereka sudah aktif masuk kelas nanti.

Pada saat technical meeting berlangsung, para peserta Mosba hanya diberitahu mengenai tata tertib yang harus dipatuhi. Selanjutnya setelah peserta memahami betul tata tertib yang diberlakukan, dilanjutkan pengenalan asesoris yang harus dipersiapkan dan digunakan keesokan harinya. Dan pada saat itu juga panitia menentukan kelompok yang kemudian dibagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok rata-rata terdiri dari 12 orang.

Setelah acara technical meeting selesai, peserta diperkenankan untuk shalat, makan, dan istirahat. Sedangkan panitia tidak langsung istirahat, karena masih ada rapat sebentar untuk persiapan acara siang harinya.

Pada siang harinya, pukul 12.30-16.00, kegiatan yang dilaksanakan adalah LKBB (Latihan Kelompok Baris-Berbaris) yang dipandu oleh Pramuka Racana Siti Khadijah Instika Guluk-Guluk. Dalam kegiatan itu mereka memberi pengetahuan seputar baris berbaris dan juga memberikan contoh yang kemudian diikuti oleh semua peserta Mosba.

Beberapa peserta kemudian dipilih untuk dijadikan petugas upacara pada pembukaan Mosba esok harinya.

Setelah dianggap cukup, kemudian pembimbing melibatkan panitia untuk membantu menguji kembali pemahaman peserta tentang baris berbaris.

Dan alhamdulillah acara Mosba di hari pertama ini berjalan dengan sebagaimana mestinya. Walaupun sedikit mengalami beberapa hambatan namun dapat diatasi dengan baik.

15 Juli 2011

Penyerahan Rapor di Madaris 3 Annuqayah


Masluhatun, XI IPS SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Lima hari menjelang penyerahan rapor siswa di Madaris 3 Annuqayah, Selasa pagi (28/06) panitia Haflah Akhir Dirasah Madaris 3 Annuqayah mengadakan acara pembukaan yang dibuka oleh Naufan Hammam, S.Pd.I. Setelah itu, dimulailah kegiatan lomba. Banyak siswa yang datang tapi ada juga yang tidak hadir.

Selama 4 hari telah banyak lomba yang dilaksanakan, di antaranya adalah lomba Sang Juara, menghafal juz amma, memasak, lari rukun iman, pidato 4 bahasa, baca cerita, komik 4 babak, lacak peta, miss muslim, menyusun kata menjadi kalimat, menggambar, mewarnai, shalawat diba'i, tartil, dan sudoku. Semuanya dilombakan sesuai dengan tingkatannya. Lomba berakhir pada Jum'at sore dengan lomba sudoku.

Di saat lomba sedang berlangsung, ada sekelompok siswa yang selalu berkumpul pada pagi dan sore hari. Mereka adalah pasukan pembawa bendera yang akan mengiringi kedatangan siswa kelas akhir pada hari penyerahan rapor yang berlatih sejak selesainya ujian semester genap di SMA 3 Annuqayah.

H-1 panitia telah sibuk di halaman MTs 3 Annuqayah dengan tatanan panggung, letak kursi-kursi dan terop yang akan menjadi tempat berlangsungnya acara. Sedangkan siswa yang datang walaupun hanya sedikit ikut membantu membersihkan halaman.

Hari Ahad (03/07), semua siswa Madaris 3 Annuqayah yang hadir berkumpul di tempat yang telah disediakan. Demikian juga para guru dan undangan wali siswa kelas akhir MI, MTs, dan SMA.

Acara penyerahan rapor dimulai sekitar pukul 09.10 WIB dengan MC Mus'idah Amin, S.Pd.I. Sama seperti dua tahun sebelumnya, para siswa kelas akhir memasuki tempat acara diiringi oleh pasukan pembawa bendera dan Paduan Suara Madaris 3 beserta kepala sekolah dari satuan pendidikan masing-masing. Ijazah diberikan langsung oleh kepala sekolah kepada siswa-siswanya yang telah lulus. Tetapi karena kepala sekolah tingkat MI belum hadir saat acara akan dimulai maka diwakili oleh K. Ach. Khalish Muhammad. Acara berakhir sekitar pukul 11.00 WIB yang ditutup oleh K. H. Waqid Yusuf.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengumuman ranking kelas. Inilah acara yang di tunggu-tunggu siswa. Pengumuman dimulai dari tingkat MI, MTs, dan terakhir SMA. Kepala SMA 3 Annuqayah juga memberikan kenang-kenangan khusus kepada siswa-siswa tauladan yaitu Fina Qurratu A’yunina (kelas IV MI), Istiana Alifia (kelas IX MTs), dan Ummu Naqiyatin (kelas X SMA) yang sebenarnya sudah diumumkan pada malam puncak sebelumnya di Haflatul Imtihan Madrasah Annuqayah pusat.

Setelah pengumuman ranking kelas selesai, acara dilanjutkan dengan pengumuman juara lomba sesuai dengan tingkatannya. Yang terakhir adalah pembagian rapor siswa oleh wali kelas masing-masing.

Dengan selesainya pembagian rapor ini berarti berakhir pula masa sekolah di kelas sebelumnya dan para siswa akan memasuki kelas baru di tahun ajaran baru pula.

26 Juni 2011

Kemah Lingkungan Dibuka Oleh Camat Guluk-Guluk


Ruka’iya, siswi kelas XI IPA SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Pemulung Sampah Gaul (PSG) SMA 3 Annuqayah menggelar acara yang bertajuk “Kemah Lingkungan”. Acara ini digelar di halaman SMA 3 Annuqayah dan berlangsung selama 3 hari, 3 malam, yakni pada tanggal 24-26 Juni. Peserta kemah berjumlah 59 orang, sedangkan jumlah tendanya ada 8 tenda.

Peserta kemah terdiri dari anggota tim PSG sendiri. Selain itu panitia juga mengundang utusan dari lembaga lain untuk ikut serta dalam kemah lingkungan ini agar mengetahui program-program yang diselenggarakan oleh komunitas PSG dan untuk membentuk kader-kader lingkungan.

Peserta kemah lingkungan dari lembaga lain yang ikut serta adalah dari MA 1 Annuqayah Putri, SMA Al-Muqri Prenduan, MA Nasy’atul Mutaallimin Gapura, dan juga dari Racana Siti Khadijah (Pramuka) Instika.

Kemah dimulai pada hari Jum’at 24 Juni kemarin, tepatnya pada jam 15.00-16.00 WIB, dan diisi dengan acara kontrak belajar dan perkenalan. Pada kesempatan ini, semua peserta juga mendapatkan buku pengantar untuk kemah lingkungan yang berisi kliping tulisan-tulisan tentang lingkungan.


Pada malam harinya, dilaksanakan acara pembukaan yang digelar di halaman SMA 3 Annuqayah yang dihadiri oleh berbagai pihak seperti Camat Guluk-Guluk, pimpinan lembaga di Annuqayah, masyarakat sekitar, dan guru-guru.

Pada acara pembukaan ini PSG membuat penampilan drama pendek bertema lingkungan. Selain itu Paduan Suara Madaris 3 Annuqayah juga tampil memeriahkan pembukaan dengan menyanyikan lagu mars lingkungan dan mars Madaris, sehingga membuat suasana pada saat itu tambah meriah.

Camat Guluk-Guluk yang juga turut hadir. Beliaulah yang oleh panitia diminta untuk membuka kegiatan kemah lingkungan ini. Pada saat itu beliau juga berpesan bahwa agar kader-kader lingkungan selalu tetap berjuang dan mempunyai semangat yang tinggi dalam mewujudkan lingkungan yang asri, damai, dan tenteram.

Acara pembukaan mestinya diisi dengan ceramah oleh Ahmad Sahidah, Ph.D. tentang ”Krisis Sosial-Ekologis, Globalisasi dan Tantangan Kaum Muda”. Namun Ahmad Sahidah tidak bisa hadir karena ada kepentingan mendadak yang tidak bisa beliau tinggalkan, sehingga digantikan oleh kepala SMA 3 Annuqayah, yaitu K. M. Mushthafa.

Acara pembukaan ini berlangsung dari jam 19.00-22.00 WIB. dengan baik dan lancar sesuai harapan. Walaupun Ahmad Sahidah yang mestinya menjadi penceramah tidak bisa hadir, namun pembukaan kemah lingkungan ini dapat berjalan dengan mulus.

02 Juni 2011

PSG Siapkan Kemah Lingkungan

Ummul Karimah, alumnus SMA 3 Annuqayah

Guluk-Guluk—Pada hari Senin (30/5) kemarin, panitia acara penguatan kapasitas komunitas Pemulung Sampah Gaul (PSG) SMA 3 Annuqayah menggelar rapat kedua di Laboratorium IPA Madaris 3 Annuqayah. Rapat tersebut merupakan lanjutan dari rapat perdana yang diadakan pada hari Jum’at tanggal 27 Mei lalu.

Selain rutin melaksanakan sosialisasi dan pendampingan kegiatan lingkungan ke sekolah-sekolah yang menjadi mitra PSG SMA 3 Annuqayah, PSG kini juga akan menggelar acara di akhir tahun pelajaran. Acara kali ini akan diformat dalam bentuk kemah. “Berkemah akan lebih menarik dan asyik. Biar tidak monoton di ruangan saja,” komentar Mus’idah Amien, pembina PSG SMA 3 Annuqayah.

Rapat tersebut dihadiri oleh 9 orang yang terdiri dari 1 pembina PSG, 2 alumni PSG, dan selebihnya anggota PSG yang didaulat menjadi panitia dalam acara tersebut.

Muflihah, selaku sekretaris dalam acara tersebut membuka rapat tepat pada pukul 14.00 WIB. Sebelum Qurratul Aini memimpin rapat, Muflihah tak lupa membacakan agenda rapat tentang penyusunan jadwal, penentuan fasilitator, jumlah peserta dan undangan.

Akhirnya, rapat yang berjalan cukup hangat tersebut menghasilkan keputusan bahwa acara penguatan kapasitas akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Juni 2011 dan akan ditempatkan di halaman SMA 3 Annuqayah. Rapat juga membahas tentang komposisi jumlah peserta kemah yang rencananya juga akan mengundang sekolah yang menjadi mitra PSG.

Adapun untuk fasilitator acara tersebut, panitia akan mengundang dari berbagai pihak, seperti dari BLH (Badan Lingkungan Hidup) Kabupaten Sumenep, alumni PSG, beberapa guru SMA 3 Annuqayah sendiri, dan lain-lain. “Semoga lebih mantap dari yang dibayangkan,” harap Muflihah.

Sebelum diserahkan kepada Muflihah kembali, Qurratul Aini mengimbau kepada seluruh panitia untuk bisa bekerja dengan semangat dan kompak, agar acara tersebut benar-benar terealisasi sukses seperti yang diharapkan seluruh panitia dan anggota PSG khususnya dan seluruh siswa SMA 3 Annuqayah pada umumnya. “Mari satukan semangat untuk menjadi generasi yang berwawasan lingkungan sebelum akhirnya berbakti kepada masyarakat,” imbau Qurratul Aini sebelum menutup rapat.